57 Guru Protes Kejaksaan

Terkait Pemanggilan di Kejari Soppeng


Ketgam : Nampak Kasi Pidsus Kejari Soppeng A Rifai memberikan pengertian kepada para Guru Guru yang melakukan aksi protes Senin (2/11)

Soppeng,Upeks

Pemanggilan beberapa Kepala Sekolah yang ada di Kecamatan Lilirilau oleh pihak Kejaksaan Negeri Soppeng terkait kasus dugaan pungli dalam rangka perayaan 17 agustus 2009 lalu,berbuntut panjang. Sekira 57 Guru bersama Camat Lilirilau Drs Haeruddin MSi Selasa (2/11) ‘menduduki’ Kantor Kejaksaan Negeri Soppeng.

Para guru itu menganggap pemanggilan yang dilakukan Kejari Soppeng ini tidak berdasar dan mengada-ada. Para pahlawan tanpa tanda jasa itu menilai pungutan yang yang diberlakukan di Kecamatan Lilirilau dalam rangka perayaan 17 Agustus 2009 merupakan kesepakatan bersama dan tidak menjadi beban bagi mereka.

Kedatangan mereka ke Kejaksaan Negeri Soppeng untuk mempertanyakan dasar pemanggilan beberapa Kepala Sekolah yang dianggap tidak berdasar dan sangat merugikan secara pribadi bagi kepala sekolah,dan beberapa pejabat di Lilirilau

Kasi Pidsus A.Rifai yang menerima mereka, memberikan kejelasan Kejaksaan memanggil sejumlah oknum PNS itu baru sebatas dimintai keterangan sebagai saksi bukan sebagai terdakwa.

"kalau nantinya dianggap tidak ada keterkaitannya itu yang bersangkutan tidak diproses lagi. Jadi hargai dulu mekanisme proses hukum, kemudian kenapa dipanggil tidak secara serempak sesuai dengan keinginannya ini karena keterbatasan tenaga Jaksa di Kejari Soppeng” tandas A.Rifai

Sementara Jaksa A.Oddang menilai bahwa gerakan ini ditengarai sengaja digerakkan oleh oknum tertentu “yang pasti pihaknya kejaksaan tetap tidak menyurutkan langkahnya untuk penegakan hukum”ujarnya disela sela aksi para guru menentang Kejari Soppeng atas tindakan melakukan proses pemanggilan yang dilakukan terhadap sejumlah Oknum PNS di Kec.Lilirilau.

Dari informasi yang dihimpun Upeks, Panitia Perayaan 17 Agustus 2009 melakukan pungutan pada seluruh PNS yang ada di Kec Liirilau didasarkan atas kesepakatan bersama dengan besaran bervariasi seperti PNS Gol IV pemotongan 40 ribu, GOL III Rp 30 ribu dan Gol II Rp 20 ribu.

Inilah awalnya yang menjadi dasar pihak Kejaksaan melakukan penyidikan, ini terlihat berdasarkan surat pemanggilan yang telah dikeluarkan oleh Kejari Soppeng yang ditanda tangani Kasie Intel Kejari Soppeng Sutopo SH.

Ironisnya, ketika guru guru bersama PNS lainnya melakukan aksi di Kantor Kejaksaan, Kajari bersama Sutopo tidak ada di tempat karena masih berada di Makassar (AgusSetiawan)
Sumber : Upeks Edisi Selasa 3 November 2009 Hal 10

Read More......

Anggaran SKPD 2010 Turun Drastis

SOPPENG,Upeks

Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Kabupaten Soppeng tahun Anggaran 2010 mendatang, harus rela menerima pengurangan anggaran. Pasalnya, alokasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2010 tersebut, diprediksi akan mengalami pengurangan akibat turunnya secara drastis Dana Alokasi Khusus (DAK) 2010 yang diberikan oleh pusat ke Pemkab dari Rp53,499 miliar pada tahun 2009 menjadi Rp34 miliar dari tahun 2010 ini’

Menurut Ketua Tim Anggaran Eksekutif Pemkab Soppeng Abd Haris Abbas yang dikonfirmasi Upeks Jumat (30/10) “meski alokasi Dana Alokiasi Umum (DAU) diprediksikan mengalami kenaikan, namun kenaikannya hanya berkisar nol koma sekian persen,sementara Dana Alokasi Khusus (DAK) 2010 yang diberikan oleh pusat turun cukup banyak belum lagi banyaknya beban yang harus ditanggung oleh Pemkab diantaranya porsi pendidikan dan kesehatan gratis yang dulunya ditanggung 60% oleh Pemprov dan 40% oleh Pemkab sekarang terbalik,begitu pula kenaikan gaji guru melalui sertifikasi.

Menurut dia, meski anggaran SKPD itu mengalami penurunan secara merata namun diharapkan semua SKPD dapat mengkover dan melaksanakan kegiatannya walaupun mungkin volume kegiatannya yang diperkecil. Kendati demikian, pihaknya tetap optimis dapat mencapai target pendatan Asli Daerah (PAD) untuk 2010 mendatang.

Terkait berapa besaran kenaikan PAD yang dapat dicapai Kabupaten Soppeng pada Tahun Anggaran mendatang,Haris enggan mengungkapan nilai nominalnya” yang jelas PAD Soppeng tahun depan akan mengalami kenaikan dari tahun 2009 ini yang hanya mencapai sekitar Rp17 miliar”tandasnya (Agus Setiawan)

Sumer : Upeks Edisi Sabtu,31 Oktober 2009 Hal 10

Read More......

Anggaran Pagelaran Seni Budaya Ditiadakan


Ketgam : Para pekerja seni Kabupaten Soppeng yang bakal nganggur karena tidak adanya anggaran kegiatan seni budaya dari Pemkab setempat pada tahun 2010 mendatang.

SOPPENG,Upeks

Pengurangan anggaran di masing-masing SKPD di lingkup Kabupaten Soppeng pada tahun 2010 mendatang akibat turunnya Dana Alokasi Khusus (DAK) yang diterima dari pusat,membuat beberapa SKPD merombak kembali rencana kegiatannya dan menghilangkan beberapa item kegiatan yang dinilai cukup penting dilingkup kerjanya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Soppeng Drs Zainuddin MSi yang dikonfirmasi Upeks Jumat (30/10) terkait penurunan anggaran di unit kerjanya mengungkapkan “sebenarnya untuk tahun 2010 mendatang,kami mengusulkan anggaran sebesar kurang lebih Rp.2,7 milyar,namun yang bisa terealisasi hanya berkisar Rp.800 juta,sehingga beberapa fokus kegiatan seperti pagelaran seni budaya dan pesta adat terpaksa dihilangkan. Kalaupun nantinya ada teman-teman dari pekerja seni yang mengajukan proposal kegiatan seni budaya,akan kami arahkan di Dinas PPKAD karena di sana ada pos bantuan”ungkapnya

“Untuk mengatasi minimnya anggaran, tahun ini kami hanya menggenjot pembinaan SDM dan pemeliharaan obyek wisata dengan nilai yang tidak terlalu besar yaitu antara Rp 5 juta s/d 10 juta,sehingga target PAD sebesar 2 milyar pada tahun 2010 mendatang,kita estimasikan hanya bisa kita target sebesar 1 milyar”ungkapnya

Sementara, Menurut Ketua Tim Anggaran Eksekutif Pemkab Soppeng Abd Haris Abbas yang juga Sekretaris Daerah Kabupaten Soppeng yang dikonfirmasi Upeks Jumat (30/10) terkait tidak adanya program pagelaran seni budaya untuk tahun 2010 mendatang menampik hal itu “meski anggaran di masing-masing SKPD mengalami penurunan,bukan berarti kegiatan-kegiatan semacam itu akan dihilangkan. Saya kira Pemkab tidak akan meminggirkan para pekerja seni,hanya saja volume kegiatan seperti itu akan diperkecil”tandasnya (Agus Setiawan

Sumber : Upeks Edisi Sabtu,31 0ktober 2009 Hal 10

Read More......

PPP Buka Pendaftaran Cabup/Cawabup

SOPPENG,Upeks

Setelah PPP Soppeng membuka pendaftaran dan membuka peluang kepada kandidat yang bertekad maju di Pilkada Soppeng melalui partai yang berasaskan Islam tersebut.

Dua figure mulai merapat ke PPP dan mengambil formulir di Sekretariat Dewan Pengurus Cabang (DPC-PPP) Kabupaten Soppeng Jalan Merdeka Watansoppeng masing-masing Andi Herdy Bunga Hariadi SH dan Drs Bakkareng MPd

Menurut Ketua Penjaringan Cabup-Cawabup DPC-PPP Soppeng Alimuddin kepada Upeks Jumat (30/10) “Karena selama ini banyak yang bertanya-tanya, maka sesuai dengan Keputusan Rapat Pimpinan Cabang (Rapimcab) PPP Soppeng pada 28 Oktober dipimpin Ketua DPC KM Sulaeman, maka pendaftaran dibuka hari itu juga sementara penutupan pendaftaran akan diumumkan kemudian.

"Sudah ada dua orang yang mengambil formulir,yaitu pak Bakkareng (Dosen UNM), kemudian disusul Andi Herdi tadi pagi (Kadis Koperindag) red),” ujarnya .

Sekretaris DPC-PPP ini menambahkan, keterlambatan DPC PPP Soppeng membuka pendaftaran karena adanya resuffle Pengurus Harian DPC. “Karena baru saja datang Pengesahan SK Pengurus Harian dari DPP PPP maka pendaftaran baru dibuka. Yang berdasar pada SK DPP PPP Nomor : 0164/KPTS/DPP/V/2007 tentang Juklak Pengajuan Calon Gubernur / Wakil Gubernur, Bupati / Wakil Bupati dan Wali Kota / Wakil Wali Kota pada Pilkada,” tuturnya.

Dalam SK DPP-PPP tersebut menyebutkan, sebelum pendaftaran balon dibuka, Pengurus Harian DPC PPP Kabupaten/Kota wajib menyelenggarakan Rapimcab untuk membahas persiapan Penjaringan Balon Bupati/Wakil Bupati atau Wali Kota/Wakil Wali Kota.

Namun kata dia, secara internal, aturan dalam SK DPP PPP tersebut menjelaskan bahwa, DPC PPP wajib membuka pendaftaran Bakal Calon seluas–luasnya secara transfaran minimal satu bulan sebelum KPU Kabupaten/Kota membuka pendaftaran dan ditutup selambat–lambatnya tujuh hari sebelum KPU menutup pendaftaran bakal calon.

“Dengan acuan SK DPP PPP No. 0164 tersebut menunujukkan, kalau DPC-PPP Soppeng dinyatakan belum terlambat membukas pendaftaran, untuk lebih efektif dan efisiennya dalam penentuan calon yang akan diusung maka dibentuklah tim penjaringan,” tandasnya.

Sementara, salah seorang Anggota Tim Penjaringan Muh Tahir mengungkapkan, siapapun figur yang bakal menggunakan PPP untuk dicalonkan pada pilkada 2010, sebaiknya melakukan komunikasi politik dengan Pengurus PAC PPP Kecamatan“Karena dalam Musyawarah Kerja Cabang (Mukercab) utusan Kecamatan memberikan pandangan umumnya terkait situasi dan kondisi politik di daerahnya tentang siapa–siapa figur yang dianggap layak memimpin Soppeng lima tahun ke depan dan jika terjadi voting, tiap Utusan PAC memiliki dua suara dan DPC hanya memiliki satu suara,” jelasnya.

Tahir menambahkan, sekaitan dengan pengajuan bakal calon itu melalui hasil Mukercab maka DPC PPP wajib menyerahkan sekurang–kurangnya dua pasang bakal calon ke DPW PPP Sulawesi Selatan untuk ditetapkan selambat–lambatnya tujuh hari sebelum KPU Kab/Kota menutup pendaftaran.

Dari data yang dihimpun, PPP pada pemilu lalu di Kabupaten Soppeng berhasil mendudukkan dua orang wakilnya di DPRD setempat dengan perolehan suara sebanyak 4.236. Sehingga, untuk mengusung satu paket calon pada Pilkada mendatang harus berkoalisi dengan partai lain untuk memenuhi syarat 15% suara. (Agus Setiawan)

Sumber : Upeks Edisi Sabtu,31 Oktober 2009 Hal 10

Read More......

2 November,380 Jemaah Haji Soppeng Diberangatkan

SOPPENG,Upeks

Rombongan jemaah haji Kabupaten Soppeng yang berjumlah 380 orang rencananya akan diberangkatkan ke tanah suci tanggal 12 November 2009 mendatang.

Kabag Adminstrasi Kesejahteraan Rakyat Setda Soppeng Drs Ashar MM yang dikonfirmasi di ruang kerjanya Kamis (29/30) terkait keberangkatan jemaah haji Kabupaten Soppeng mengungkapkan “sesuai dengan jadwal,kloter 28 sebanyak 240 jemaah haji kabupaten Soppeng yang melalui embarkasi Hasanuddin akan berangkat ke tanah suci pada tanggal 12 November mendatang”

Lanjut dikatakannya”Sementara seratusan lebih jemaah kita yang diorganisir oleh tiga KBIH (kelompok Bimbingan Ibadah Haji),akan berangkat melalui embarkasi lain dengan jadwal yang berbeda”tuturnya

Dalam kesempatan ini, Ashar juga mengemukakan bahwa Pemkab Soppeng menanggung semua biaya transportasi dan akomodasi Jemaah Haji dari kabupaten Soppeng ke embarkasi Hasanuddin pergi pulang, soalnya Pemkab sudah menyiapkan dana sebesar Rp. 175 juta dan dikelola oleh pihak ketiga melalui proses tender. Semua jemaah haji kita nanti akan diangkut menggunakan mobil CV Liman yang full AC”tandasnya (Agus Setiawan)

Sumber : Upeks Edisi Sabtu,31 Oktober 2009 Hal 20

Read More......

Balon Bupati Mesra Sebelum Bertarung


Ketgam : Empat kandidat Bupati dan Wakil Bupati Soppeng yang diprediksikan akan bersaing ketat pada Pilkada Soppeng 2010 mendatang,Nampak berpose bersama saat peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 81 tahun di lapangan upacara kantor Bupati Soppeng Rabu (28/10)
SOPPENG,Upeks

Peringatan Sumpah Pemuda ke 81 tahun yang digelar di Lapangan Upacara Kantor Bupati Soppeng Rabu (28/10) menyajikan pemandangan yang langka. Pasalnya, ditengah suhu politik yang mulai memanas jelang Pilkada Soppeng 2010 mendatang, empat kandidat Bupati/Wakil Bupati Soppeng yang dipastikan akan saling berhadap-hadapan dengan kendaraan dan pasangan yang berbeda. Tampak mesra dan bersahabat.

Di prediksi keempatnya, Drs HA Soeotomo MSi (Bupati Incumbent),Drs A Sarimin Saransi MSi (Wakil Bupati Incumbent),HA Kaswadi Razak SE (Ketua DPRD) dan A Mapparemma SE (Wakil Ketua DPRD),akan bersaing ketat untuk memperebutkan posisi pimpinan daerah di Bumi Latemammala ini.

Keempatnya secara bersamaan hadir dilapangan upacara dengan posisi tempat duduk yang berdekatan. Menariknya kehadiran empat petinggi daerah ini seakan menegaskan perbincangan dan prediksi masyarakat Soppeng selama ini, bahwa meski yang meramaikan bursa Pilkada Soppeng saat ini tidak kurang dari 14 orang, nakhoda Soppeng priode 2010 – 2015 mendatang tidak akan terlepas dari keempat kandidat Bupati/Wakil Bupati Soppeng ini.

Kesempatan langka ini pun,dimanfaatkan sejumlah wartawan untuk mengambil gambar keempat kandidat Bupati/Wakil Bupati Soppeng yang terlihat seperti tidak menyadari, keberadaan mereka yang saling berdekatan mencuri perhatian peserta upacara termasuk para pejabat di lingkup Pemerintahan Daerah.

Bupati Soppeng Drs HA Soetomo MSi yang melihat wartawan mulai mengambil ancang-ancang dan berniat mengambil gambar mereka akhirnya merangkul Ketua DPRD Soppeng HA Kaswadi Razak SE dan mengajak Wakil Bupati Drs A Sarimin Saransi dan Wakil Ketua DPRD Soppeng untuk berpose bersama dengan saling berangkulan.

Spontan hal ini kemudian membuat sejumlah pejabat dan peserta upacara bertepuk tangan dan merespon pemandangan ini dengan positif.

“Semoga semangat kekeluargaan dan keakraban yang mereka perlihatkan tadi,bisa mereka pertahankan dan menjadi contoh bagi pendukung mereka masing-masing dan menghindari gesekan antar pendukung. Soalnya, mereka semua punya pendukung fanatik dengan tingkat militansi yang kuat”ungkap salah seorang PNS di lokasi upacara (Agus Setiawan)

Read More......

Sopppeng Akan Terima Formasi

SOPPENG,Upeks

Jadwal seleksi penerimaan calon pegawai (CPNS) di daerah yang sudah lama dinantikan para pelamar umum segera terjawab. Penentuan jadwal tersebut akan ditentukan hari ini di BKD Provinsi Sulsel. Pertemuan tersebut akan diikuti seluruh BKD se Sulsel. Kabid Formasi dan Kesejateraan Pegawai Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) Soppeng, Dra Suriasni MPd di ruang kerjanya kepada wartawan Rabu (28/10) mengungkapkan hal itu.

Menurutnya, sesuai rencana semula rapat koordinasi yang akan diikuti seluruh BKDD kabupaten/kota se Sulsel akan berlangsung Rabu (28/10) kemarin, baru dilaksankan hari ini, Kamis (29/10)."Pihak BKDD Soppeng sudah mendapatkan undangan dari BKD Sulsel. Pertemuan tersebut akan diikuti seluruh BKD kabupaten,"kata Suriasni.

Kasubid Perencanaan formasi pegawai, Masjaya menambahkan dalam pertemuan tersebut akan dibicarakan tehnis penerimaan CPNS mendatang. Menurutnya jika tehnis pelaksanaannya sudah ada BKDD Soppeng siap melaksanakan seleksi di daerah ini.

Masjaya mengaku hingga kini rincian formasi yang diusulkan ke BKN pusat belum diterima pihak BKD Soppeng. Rincian tersebut kemungkinan besar juga diserahkan dalam rapat itu. Bila rincian sudah diterima akan segera diumumkan di BKDD Soppeng dan media cetak.

Pada seleksi tahun ini Soppeng mendapatkan kuota 457 orang. Terdiri formasi umum 291 orang. Jalur honorer 161 orang dan sekdes lima orang. Khusus formasi umum, tenaga guru tetap menjadi prioritas dengan formasi 189 orang, tenaga tehins 42 orang dan kesehatan 60 orang. Sedang untuk tenaga honorer yang memenuhi persyaratan menjadi CPNS hanya 159 orang.(Agus Setiawan)

Read More......

840 Guru Ikut Workshop Peningkatan MITA


Ketgamb : Workshop peningkatan Mutu Iman dan Taqwa (MITA)yang diikuti 840 guru se Kab. Soppeng dibuka secara resmi oleh Bupati Soppeng Drs HA Soetomo MSi Rabu(28/10). Workshop akan berlangsung selama 14 hari dimulai 28 Oktober hingga 10 Nopember mendatang.

SOPPENG,Upeks

Kadis Dikmudora Soppeng Dra Hj Andi Endang Supiati MM selaku ketua panitia penyelenggara mengatakan, kegiatan yang dipusatkan di gedung pertemuan Aisyah Muhammadiah dibagi tujuh angkatan. Pesertanya terdiri dari guru Taman Kanak-Kanak (TK) hingga guru Sekolah Menengah Atas (SMA) se-kabupaten Soppeng.
“Tujuan digelarnya workshop peningkatan MITA ini adalah terwujudnya peningkatan dari aspek aqidah, syariat dan pengalaman akhlakul kerimah para peserta dalam kehidupan sehari-hari,” kata Endang.

Dia menambahkan, dalam kegiatan ini akan menampilkan enam narasumber, yakni Bupati Soppeng HA Soetomo selaku pihak eksekutif, Ketua DPRD HA Kaswadi Razak (legislatif), Kandep Agama, Ketua PGRI, pengawas pendidikan agama Islam (SMP) dan tokoh agama.

Bupati Soppeng HA Soetomo dalam sambutannya mengatakan, guru sebagai pendidik tidak hanya bertugas untuk mentrasfer ilmu yang dimiliki, tapi juga harus memberi contoh keteladanan pada anak didiknya. Apalagi dengan perkembangan pengetahuan teknologi dan informasi saat ini, maka guru dituntut untuk mengembangkan diri agar tidak ketinggalan dari murid-muridnya.

“Olehnya itu, saya harapkan setelah mengikuti workshop ini kualitas guru dapat lebih menigkat lagi. Baik dari segi iman maupun taqwa agar dapat mencetak generasi tangguh dan religus yang mampu menjawab tantangan era global yang berbasis keunggulan,” harap Soetomo.

Menurutnya, kalangan pendidik saat ini dihadapkan banyak masalah seperti munculnya beberapa kasus perselingkuhan yang melibatkan oknum guru. Selain itu, juga masih seringnya ada oknum guru yang bertengkar dihadapan muridnya ditambah dengan guru yang malas kesekolah. “Prilaku semacam perlu menjadi perhatian serius agar citra guru tidak semakin terburuk,” tegas Soetomo. (Agus Setiawan).

Read More......

Disangka Maling,Akhirnya Babak Belur


Ketgam : Warung Kopi Sedap yang dipanjat dindingnya oleh Asd (22) untuk menemui keasihnya Ant Minggu (25/10) sekira pukul 01.15 dinihari di Watansoppeng


SOPPPENG,Upeks

Memadu kasih dengan seorang gadis dengan berbagai janji tentang kehidupan di masa depan sah-sah saja dan sudah menjadi hal lumrah. Namun,bila hasrat kasih ini terus membuncah dan dibaluri dengan nafsu birahi harus dilampiaskan dengan menyelinap masuk ke kamar tidur sang kekasih dengan cara memanjat dinding rumah,sungguh sangat beresiko. Apalagi kalau ketahuan, bisa-bisa disangka maling dan babak belur dihajar massa.

Seperti yang dialami lelaki Asd (22),bujangan penjaga distro yang memacari Ant (20) gadis pelayan di Warung Kopi Sedap Watansoppeng Kelurahan Botto Kecamatan Lalabata yang bersebelahan dengan tempatnya kerjanya.Minggu (25/10) sekira pukul 01.15 Wita dinihari yang kepergok oleh Alex (32) sang pemilik rumah sedang mengendap-endap saat keluar dari kamar Ant di lantai tiga Warkop ini.

Alex yang mencurigai sosok ini adalah orang yang bermaksud mencuri didalam rumahnya kontan berteriak Pencuri ..!Pencuri…! hingga membuat orang-orang yang masih terjaga di sekitar Warkop ini termasuk Upeks dan sejumlah aktivis parpol dan PNS yang mengobrol seputar Pilkada Soppeng 2010 mendatang yang hanya berjarak sekira 20 meter dari warkop ini kaget dan segera berlarian menuju sumber teriakan dan mengepung bangunan ini bersama warga lain.

Asd yang diteriaki maling tentu saja menjadi panik dan melarikan diri melalui jendela Warkop ini dan melompat ke bangunan di sebelah (distro sewo) bermaksud menyelamatkan diri. Sementara, warga yang mengepung rumah ini saat menyaksikan Asd melompat ke bangunan sebelah meneriaki Asd untuk segera menyerahkan diri. Karena tak juga kunjung keluar, warga akhirnya membuka paksa pintu distro ini dan menyerbu masuk. Saat pintu sudah terbuka, Nampak Asd berdiri di sudut ruangan dengan wajah pucat dan gemetar.

Asd yang tak lagi bisa berkutik yang disangka kawanan pencuri yang selama ini meresahkan warga, akhirnya dihadiahi bogem mentah yang bertubi-tubi oleh massa. Untungnya, Abd Rahim seorang Brigadir Polisi yang ikut melakukan pengepungan segera mengamankan pelaku dari amukan massa.

Menurut Asd yang diinterogasi ditempat kejadian, dia tidak bermaksud mencuri barang tapi memang dia sudah janjian dengan Ant untuk tidur bersama. Namun,karena belum diikat tali perkawinan dan tidak mau ketahuan dia menyelinap masuk dengan cara memanjat dinding rumah. Dari pengakuannya, saat kepergok oleh sang pemilik rumah,ia sudah bermaksud pulang ke rumahnya dan sudah sempat melakukan hubungan suami isteri dengan Ant sebanyak dua kali pada malam itu. Warga yang mendengar pengakuan Asd,langsung berteriak huuu..! “kira yang ditangkap pencuri barang,ternyata penjahat kelamin! Teriak salah seorang pemuda yang disambut tawa kerumunan massa.

Persoalan ini kemudian akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan setelah majikan Asd dan majikan Ant sepakat untuk memfasilitasi keduanya untuk dinikahkan. Dan kedua pelaku mesum Asd dan Ant pun tak keberatan untuk dinikahkan,tinggal waktu dan tempat pelaksanaannya akan disepakati kemudian (Agus Setiawan)

Read More......

Relawan Sarimin Saransi Terbentuk


Ketgamb : A Sarimin Saransi saat menghadiri pembukaan event olahraga beberapa waktu lalu

SOPPENG,Upeks
Langkah kandidat Bupati Soppeng Drs A Sarimin Saransi Msi yang juga Wakil Bupati Incumbent yang telah menyatakan akan ikut bertarung pada Pilkada Soppeng 2010 mendatang dipastikan lebih maju selangkah di banding kandidat-kandidat lain. Pasalnya,setelah mendaftar di partai Demokrat dan PDK beberapa waktu lalu. Sarimin kembali melakukan konsolidasi kekuatan melalui pembentukan Tim Relawan ‘ASA’ di CabbengE Kecamatan Lilirilau Sabtu (24/10) yang dihadiri puluhan tokoh masyarakat dan simpatisan A Sarimin.

Menurut Koordinator Tim Relawan ASA Andi Agussalim Wittiri kepada Upeks Minggu (25/10), Tim Relawan ASA akan segera dibentuk di delapan kecamatan yang ada di Kabupaten Soppeng “ASA adalah singkatan dari A Sarimin Saransi yang juga berarti harapan,seiring dengan itu,tokoh masyarakat yang hadir maupun segenap simpatisan A Sarimin berharap pemimpin yang mereka dukung akan membawa sebuah harapan baru yang lebih baik dan maju bagi Kabupaten Soppeng’ungkapnya

Sementara,beberapa waktu lalu di kediamannya Sarimin mengungkapkan tekadnya empat strong poin kabupaten Soppeng yaitu pendidikan dengan alasan dengan pendidikan tercipta sebuah keterampilan,strong poin kedua kesehatan,strong poin ketiga Pariwisata dan terakhir Pertanian
“Kita juga perlu mereformasi birokrasi dilevel kepegawaian dengan peningkatan kesejahteraan Pegawai Negeri Sipil dari level bawah sampai level atas,sehingga tidak terjadi kesenjangan diantara pegawai. Terutama penempatan pegawai sesuai dengan job dan keterampilan mereka dan tidak ada lagi istilah anak manis di birokrasi karena ini akan merusak sistim birokrasi”ujarnya

Sarimin mengakui,tekadnya untuk maju menjadi Calon Bupati Soppeng dan tidak lagi berapsangan dengan Drs HA Soetomo Msi (Bupati Incumbent) karena dorongan dari para tokoh masyrakat Soppeng,keluarga dan para pendukungnya yang menginginkan Soppeng yang lebih sejahtera dibawah kendali Sarimin Saransi (Agus Setiawan)

Read More......
Template by : Kendhin x-template.blogspot.com